Jimat Loew Menghadapi Spanyol

Selasa, 06 Juli 2010 by Krisna M
Beragam cara dilakukan pelatih yang tampil di Piala Dunia 2010 agar dewi fortuna tetap berpihak pada timnya. Mulai dengan menggegam rosario hingga mengenakan baju yang sama di setiap laga.

Pelatih Argentina, Diego Maradona kerap terlihat menggenggam rosario di setiap laganya. Sesekali, si pemilik gol 'Tangan Tuhan' itu terlihat mencium salib yang ada pada tasbih tersebut.

Sepertinya Maradona ingin kasih Yesus Kristus selalu menyertai langkah tim Tango saat berhadapan dengan musuh-musuhnya.

Sayang Tuhan ternyata berkehendak lain. Tim Tango harus pulang lebih cepat dari yang diharapkan. Albiceleste tersingkir dari Piala Dunia 2010 setelah digilas Jerman 1-4 di babak perempatfinal, Sabtu, 3 Juli 2010.

Tak jauh beda dengan Maradona, pelatih Jerman, Joachim Loew juga punya jimat. Seperti dilansir dari www.sowetan.co.za, Loew memilih untuk selalu mengenakan baju panas yang sama di sisa laga tim Jerman.

Baju panas tersebut berwarna biru dengan kerah bentuk V. Saat menghempaskan Argentina 4-1, Sabtu, 3 Juli 2010 lalu,  Loew juga terlihat mengenakan baju kesayangannya itu di balik jasnya.

Rencananya, saat bertemu Spanyol di semifinal, Kamis, 8 Juli 2010, Loew akan mengenakannya lagi. Pelatih yang baru berusia bahkan tidak mengizinkan baju kesayangannya itu dicuci.

"Saya bahkan tidak mengizinkan siapapun menyuci baju itu dan saya berfikir untuk mengenakannya lagi saat bertemu Spanyol," katanya.

Loew kepada wartawan Senin, 5 Juli 2010, mengaku sebenarnya tak percaya takhayul. Namun dia tak kuasa melawan dorongan para staf pelatih lain dan pemainnya untuk mengenakan baju 'kemenangan' tersebut.

"Soal baju panas ini, saya sebenarnya tidak percaya pada takhayul," ujarnya kepada wartawan sembari melempar senyum.

"Staf pelatih mengatakan saya saya harus mengenakannya terus karena setiap kali saya menggunakan baju panas ini, kami selalu menang 4 gol," tandasnya.

Gelandang Jerman, Bastian Schweinsteiger juga meminta Loew untuk tetap mengenakan jimat-nya itu saat bertemu Spanyol di Durban nanti.

"Saya tidak tahu berapa baju panas bitu yang dia (Loew) punya. Namun saya berharap dia punya satu atau dua lagi di lacinya," ujar Schweinsteiger.

Benda kramat atau ritual aneh memang tak jarang menyertai langkah beberapa pemain di Piala Dunia. Kiper Paraguay, Chilavert dalam setiap laganya selalu menempatkan jimatnya di dalam gawang.

Begitu juga dengan striker Italia, Roberto Baggio. Mantan striker Juventus itu sengaja memelihara kuncir saat tampil di Piala Dunia 1994. Sayang, Baggio gagal membawa timnya juara.

Di final, Italia dikalahkan oleh Brasil lewat adu penalti. Dalam drama mendebarkan itu, Baggio yang ditunjuk sebagai salah satu eksekutor gagal menjalankan tugasnya. Tendangannya melambung di atas mistar gawang.

Ritual aneh juga dijalani oleh pemain Prancis, Laurent Blanc. Pemain yang kini yang kini sudah berusia 44 tahun itu selalu mencium kepala kipernya, Fabian Bartes pada Piala Dunia 1998. Saat itu Prancis keluar sebagai juara.
Posted in Label: | 0 Comments »

0 komentar:

:hi :-) :*) :ok :s) :D :o) :thx
:B) :)) J:) :-J :x :(( :| :(
:iq :# :? #-o :@ J:P :o :-o
Read more: http://spaceforallofyou.blogspot.com/2010/11/cara-memasang-emoticon-pada-kotak.html

Posting Komentar

Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified